Coindelta Menyalahkan Regulasi Bank India Yang Merugikan

272

Perukaran mata uang crypto Coindelta yang berasal dari negara India, dikabarkan mengentikan pertukaran mata uang kripto mereka pada tanggal 30 maret 2019.

Dalam sebuah post resmi milik CEO-Coindelta, Subham Yadav – peraturan yang ketat oleh bank sentral terhadap mata uang kripto membuat industri kripto merasa harus menutup layanan mereka.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan Barcelona Trading Conferce. Didalam hal tersebut pihak Coindelta menyampaikan :

“Sangat sulit bagi kami untuk mengoperasikan pertukaran Coindelta selama 6 bulan terakhir”

– Yadav

Yadav menyampaikan bahwa peraturan tersebut membuat Coindelta tidak dapat dengan mulus melayani penarikan dan penyetoran dana. Kesulitan regulasi ini membuat Coindelta merasa benar-benar tidak berdaya. Yadav sendiri menunggu pembaruan tentang peraturan tersebut.

Pihak berwenang India selalu memusuhi industri kripto. Setelah serangkaian peringatan dari badan-badan pemerintah, Reserve Bank of India, bank sentral negara itu, pada April 2018, melarang semua bank dari segala urusan bisnis dengan bisnis yang terkait dengan crypto.

Coindelta merasa telah mengalami banyak kerugian, mereka menyampaikan bahwa Coindelta telah menanggung semua biaya perdagangan agar para pengguna tidak terbebani oleh biaya. Namun, regulasi bank India (RBI) mengharuskan mereka menglami banyak kerugian

Namun keputusan Coindelta tiba-tiba saat ini membuat banyak kontroversi, dikarenakan Coindelta menekan biaya tinggi untuk melakukan penarikan.

Comments
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com